Permohonan seorang anak

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Hari itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Ahmad. Sebelum pertandingan dimulai Ahmad menundukkan kepala, komat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata mobil balap Ahmad yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Ahmad girang sekali menjadi juara.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Alloh agar kamu menang bukan?” Ahmad menjawab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Alloh untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Alloh, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu.

Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan Ahmad ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Alloh mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin yang teguh.

Seringkali kita berdoa pada Alloh untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Alloh menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar Alloh menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita?

Seharusnya kita berdoa minta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Alloh yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup kita.
Sumber : http://www.galerisehat.com (Modified)

Iklan