Mutiara Hikmah

Cegahlah jiwamu dari membawamu kerusakan dan halangilah kerugian sebelum engkau meninggalkannya. Cobalah membebaskannya dari keinginan-keinginan yang tidak halal sekeras usaha engkau dalam mencari penghasilan, karena sesungguhnya jiwa tunduk pada perbuatan-perbuatan. (Ja’far Shodik)

Hak lidahmu atas dirimu yang harus engkau penuhi adalah menyucikannya dari ucapan-ucapan kotor dan keji, membiasakannya berucap yang baik-baik saja, memaksanya agar selalu sopan santun, tidak menggunakannya kecuali untuk saat-saat yang perlu dan mendatangkan manfaat bagi kehidupan agama dan dunia, dan menyelamatkannya dari ucapan sia-sia yang mungkin sedikit berfaedah, namun tak dijamin manfaatnya lebih besar dari mudharatnya. Lidah merupakan saksi dan petunjuk atas adanya akal. Bukti akal dari seorang yang berakal adalah melalui reputasi ucapan baiknya. (Risalatul Huquq, Penerbit Pustaka Intermasa).

Adapun untuk memenuhi hak jiwa-ragamu adalah dengan cara menggunakan segala kemampuan dalam ketaatan kepada Alloh, yaitu dengan memenuhi hak lidahmu, pendengaranmu, penglihatanmu, tanganmu, kakimu, perutmu, dan kemaluanmu. (Risalatul Huquq, Pustaka Intermasa)

Adapun hak haji adalah hendaknya engkau mengetahui bahwa ia merupakan suatu cara datang bertamu kepada Tuhanmu dan suatu cara terbang kepada-Nya dari dosa-dosamu; melaluinya tobatmu diterima dan engkau melaksanakan suatu kewajiban yang diwajibkan kepadamu oleh Alloh.

Ada enam akibat buruk dari perzinahan. Tiga diantaranya terjadi di dunia dan tiga lainnya di akhirat kelak. Akibat perzinahan di dunia yaitu hilangnya cahaya pada wajahnya (kehormatan diri), memutuskan rezeki, dan memperpendek umur. Adapun tiga akibat zinah di akhirat adalah mendatangkan murka Alloh, mempersulit hisab, dan memasukan orang ke dalam neraka.

Ada tiga hal yang Alloh tidak akan mengizinkan siapa pun untuk mengabaikannya, yakni meninggalkan sesuatu yang diamanatkan kepada kita oleh pemiliknya, baik dia seorang pelaku kebaikan maupun penzina, menetapi perjanjian kita, baik itu dengan pelaku kebaikan maupun orang-orang jahat, dan berbuat baik kepada kedua orangtua kita, baik mereka itu pelaku kebaikan maupun pelaku kejahatan. (al-Baqir).

Adapun hak ayahmu adalah hendaknya engkau mengetahui bahwa dia adalah akarmu dan engkau adalah cabangnya. Dan tanpanya, engkau tidak akan ada. Setiap kali engkau melihat sesuatu dalam dirimu sendiri yang membahagiakanmu, hendaknya engkau mengetahui bahwa ayahmu adalah akar nikmat itu kepadamu. Maka, pujilah Alloh dan bersyukurlah kepada-Nya dalam pengakuan itu.

Seorang ibu lebih menyukai kehidupan anak daripada kehidupannya sendiri dan, bahkan, kadang-kadang sebagian ibu akan mengorbankan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan bayi mereka. Seorang ibu mampu menanggung banyak kesulitan namun tidak kuasa untuk mendengar tangisan banyinya. As-Sajjad berkata, “Dia (ibumu) tetap rela menjadikanmu kenyang ketika dia sendiri lapar; memberimu pakaian ketika ia kedinginan …..(Risalatul Huquq, Pustaka Intermasa)

Seluruh waktu ibu dihabiskan untuk merawat anak dari waktu dilahirkan. Bahkan, sedikit pengabaian atas si anak oleh sang ibu bisa berakibat pada kematian anak. Siang dan malam dipakai oleh sang ibu untuk merawatnya, sampai-sampai dirinya sendiri mengabaikan istirahat.

Rosululloh saaw berkata kepada Ali ra, “Wahai Abu Hasan! Dengarkan aku. Aku tidak akan mengatakan sesuatu kepadamu selain apa yang Tuhanku telah perintahkan kepadaku. Alloh akan menetapkan ganjaran ibadah berpuasa di siang hari bertahun-tahun dan melakukan qiyamul lail di malam hari sebanyak rambut yang tumbuh pada tubuh seseorang, karena membantu isterinya dalam pekerjaan rumah tangga. Ganjaran yang sama yang telah diberikan Alloh kepada orang-orang shabar, Daud, Ya’qub, dan Isa alaihimussalam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s