Bangsa yg terbelenggu

Bertumpuknya persoalan bangsa, malapetaka bertubi-tubi, kekerasan yang semakin hari  semakin meningkat intensitasnya baik secara kualitas maupun kuantitas, bertumpuknya hutang negara dan seabreg persoalan lainnya membuat kita bertanya-tanya, apa gerangan yang menyebabkan kita seperti ini? Mengapa kita selalu bergantung kepada kekuatan asing? apakah memang kita ditakdirkan menjadi bangsa inferior (lemah)?
Kita nampak tak mampu membendung hegemoni asing yang mengintervensi kita. Kita mengemis ke  AS dan negara Barat lainnya untuk memperoleh hutang. Kemudian kita memperoleh pinjaman dana dari hasil penjarahan negara Barat terhadap sumber alam kita.  Kita menghutang dengan uang yang diperoleh dari hasil perampokan terhadap rumah kita sendiri!!????
Benarkah kita sudah merdeka? kapankah kita hidup secara independen (bebas tanpa terikat) oleh bangsa lain?
Independensi (ketidakbergantungan terhadap bangsa lain, red), kebebasan, atau kemerdekaan adalah satu hal yang selalu menjadi tema pembahasan para pemikir besar dunia. Fenomena ini memang dengan mudah kita saksikan dalam sejarah dunia. Sejak sejarah dunia dimulai, independensi bangsa-demi bangsa direngut oleh bangsa lain atas nama perluasan wilayah. Imperium-imperium besar yang menjadi legenda peradaban dunia semisal Mesir, Roma, Persia, Cina, dll. silih berganti mencaplok wilayah-wilayah sekitarnya. Dari kawasan Nusantara, kita mengenal Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit sebagai dua imperium besar yang berhasil meluaskan wilayahnya hingga melebihi kawasan yang kini dikenal dengan nama Nusantara.
Kawasan-kawasan yang diduduki oleh imperium-imperium besar tersebut ada yang menerima kedatangan sang Imperium dengan senang hati. Akan tetapi, umumnya mereka menunjukkan penolakan. Sebagian besar kawasan-kawasan itu ditaklukkan bahkan berhasil dijatuhkan setelah melalui perlawanan bersenjata. Mengapa selalu terjadi perlawanan terhadap penaklukan bangsa lain itu? Hal ini disebabkan oleh adanya kehendak fitri yang terhunjam di dalam diri setiap orang dan setiap bangsa, yaitu keinginan untuk bebas merdeka, keinginan untuk menjadi independen dan tidak bergantung kepada pihak manapun. Mereka ingin menjalani kehidupan atas pilihannya sendiri tanpa harus bergantung kepada orang atau bangsa lain.

Makna kemerdekaan

Makna kemerdekaan

Iklan

One thought on “Bangsa yg terbelenggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s