Masak? nggak perlu beli minyak yg mahal, nggak perlu beli gas yg bikin meledak

=> Kompor berbahan bakar sampah (organic dan non organic)

kompor berbahan bakar sampah

kompor berbahan bakar sampah

*  Spesifikasi Produk :

Ukuran        :  Berbentuk tabung dengan diameter 25 cm dan tinggi 28,5 cm

Berat 3,5 kg

Bahan          :  Baja ringan

Panas saat pembakaran : 600 oC

* Petunjuk pemakaian KOMKA :

1. Mempersiapkan Bahan Bakar :

  1. Kumpulkan bahan bakar yang berasal dari limbah kayu, ranting kering, daun kering, plastic
  2. Potong limbah tersebut menjadi ukuran kecil dan pendek sekitar ½ jengkal, sebagian limbah kayu dibelah tipis-tipis untuk menyalakan kompor di awal.
  3. Keringkan / jemur bahan bakar tersebut agar mudah terbakar (bila sudah kering tidak usah di jemur). Semakin keras jenis limbah kayu akan semakin sedikit menimbulkan asap.
  4. Bahan bakar yang sudah kering siap di pakai
  1. 2. Memulai pembakaran :
  2. 3. Mempergunakan KOMKA
  1. Masukkan sekitar 5 potong limbah kayu atau sejenisnya kedalam ruang bakar
  2. Masukkan limbah kayu tipis dan kertas atau daun kering secukupnya ke dalam ruang bakar
  3. Nyalakan kertas atau daun kering dan kayu tipis sampai membakar limbah kayu dan sejenisnya hingga membara. Periode ini banyak mengeluarkan asap, ini sebagai awal dari pembakaran secara alami, khusus untuk kompor yang baru akan menimbulkan asap berlebih akibat terbakarnya cat ex semburan yang mengenai area pembakaran sampai dengan cat terbakar habis.

a. Setelah limbah kayu dan sejenisnya membara maka KOMKA siap untuk digunakan memasak dan keperluan lainnya seperti : merebus, menggoreng dan menumis, membakar (sate, ikan, pepes, dll) dan memanaskan ruangan. Pada saat memanggang agar tidak menggunakan limbah yang berasap banyak, berbau dan sejenisnya.

b. Mempertahankan api saat memasak : Sebelum bara dan api mati, masukkan 1 atau 2 potong limbah kayu / ranting atau sejenisnya yang agak tebal ke dalam ruang bakar, agar api menyala lebih lama harus sering menambah limbah kayu. Apabila api tidak menyala, maka masukkan sobekan kertas atau daun kering sebagai pemicu api.

c. Fungsi lain KOMKA K-3400 bisa lebih cepat untuk memasak air, merebus atau menggoreng dalam jumlah banyak dengan cara melepas sarangan (Fungsi ini tidak dianjurkan untuk memanggang)

Jumlah bahan bakar di dalam ruang bakar tidak boleh terlalu banyak, jangan melebihi bagian bawah lubang bahan bakar agar pembakaran lebih sempurna.

  1. 4. Mengakhiri Pengguanaan KOMKA
  2. 5. Pemeliharaan KOMKA
  1. Tidak memasukkan lagi bahan bakar ke dalam ruang bakar
  2. Biarkan api / bara api mati atau habis dengan sendirinya
  3. Di larang menyiram KOMKA dengan air atau cairan lainnya.
  1. Hindarkan KOMKA dari tumpahan masakan terutama yang mengandung garam / asam
  2. Buanglah abu sebelum KOMKA digunakan kembali.
  3. Bersihkan KOMKA setelah digunakan (dengan lap)
  4. Apabila sarangan api rusak, maka bisa diganti dengan yang baru (spare part tersedia).

* Kelebihan KOMKA

a. Hemat : karena tidak harus membeli lagi minyak tanah atau gas. Bahan bakarnya bisa tersedia di sekitar rumah. Jadi uang untuk membeli gas atau minyak tanah bisa dipakai untuk keperluan lain. Bahan bakar yang dipakai sedikit sehingga menghemat pemakain kayu, terutama bagi pengguna yang ada di pedesaan.

b. Tahan lama : Pemakaian bisa bertahun-tahun (bila perawatannya benar). Biasanya sarangan kompor harus diganti setiap 2 tahun sekali atau bila sarangan kompor rusak meski kurang dari 2 tahun.

c. Ramah lingkungan : dengan memakai bahan bakar limbah baik organic atau non organic, maka kita telah menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang semakin parah.

d. Efisien : dengan bahan baku kompor dari baja (pengantar panas yang baik}, proses memasak pun jadi lebih cepat. Serta ukurannya yang ringan, memudahkan kita untuk memindah-mindahkan kompor dengan cepat. Sehingga hemat waktu, tenaga dan tentunya uang.

e. Terjangkau : harga KOMKA cukup terjangkau semua lapisan masyarakat.

Iklan

3 thoughts on “Masak? nggak perlu beli minyak yg mahal, nggak perlu beli gas yg bikin meledak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s