Demi Jilbab Rela Tinggalkan Kampung Halaman

Sebuah keluarga Muslim di Swiss rela meninggalkan kampung halamannya demi mempertahankan jilbab putri mereka yang sedang duduk di bangku sekolah. Kantor berita IRNA melaporkan Tina Nasafi, ibu pelajar putri ini mengatakan bahwa anaknya sudah dilarang masuk ke sekolahnya di kota Schaffhausen karena menolak melepas jilbab. Karena tindakan diskriminatif itu, sejak September tahun lalu keluarga Muslim ini terpaksa meninggalkan kampung halaman mereka dan pindah ke provinsi Biel Swiss.

Keluarga yang sebelumnya memeluk agama Kristen ini mengataka bahwa warga di Biel umumnya punya cara berpikir yang bebas dan dapat menghargai perbedaan pendapat. Karena itu warga Muslim di daerah ini dapat menjalankan ibadah dan mengenakan jilbab dengan leluasa.

Diskriminasi terhadap Muslimah di Negara Barat

Diskriminasi terhadap Muslimah di Negara Barat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s